Sekolah Berbasis Rumah di Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR)

  • RSS
  • Skype
  • Facebook
  • Yahoo

Twitter

About Me

LIBURAN ke Cilacap

Author Unknown - -
Home » » LIBURAN ke Cilacap



Salam Damai Sejahtera bagi kawaan-kawan yang membaca artikel ini,
Pada suatu hari tepatnya tanggal 10 Maret 2014, sekitar pukul 12.30 WIB saya bersama adik saya berlibur ketempat saudara saya yang ada di Kesugihan, Cilacap. Saya sampai di rumah saudara saya pukul 17.00 WIB, tapi itu sudah termasuk waktu kita nunggu ditempat penjemputan sekitar 1 jam, karena kami saat itu ada kesalah pahaman antara ayah dan saudara saya tentang tempat penjemputannya.
Memang sebenarnya saya dulu sering ke cilacap tapi karena sudah lama tidak ke Cilacap sayapun juga bingung tempatnya karena saya juga belum pernah naik bis dari Purworejo ke Kesugihan ,  seringnya saya ke kota cilacapnya yang dari kesugihan itu sekitar 1  jam . setelah sampai kamipun bergegas untuk mandi dan makan malam, menu makan malam itu adalah sayur sawi dan Tahu bacem . Mungkin karena “saking” capeknya kami jadi lapar dan entah dalam beberapa menit makanan yang ada di piring saya langsung lenyap, hehe...
Setelah makan malam kamipun menonton TV sejenak dan online di Facebook mumpung ada wifi gratis, yapp memang karena saudaraku mempunyai warung internet atau yang sering kita singkat yaitu “warnet”. Kami tidur saat itu kira-kira pukul 23.00 WIB, kam tidur dengan nyenyaknya.
Paginya kami terbangun pada pukul 06.30 WIB (padahal biasanya 05.30 Wib saya sudah bangung, mungkin karena capek..) setelah bangun pagi saya beres beres rumah  ( ya sekallian bantu – bantulah..) terus melihat saudara – saudara saya berangkat sekolah.
Memang saya sekarang sudah tidak sekolah formal tapi saya masih belajar dan mengikuti program Sekolah Berbasis Rumah atau yang biasa kita sebut dengan Home Schooling yang ada di Organisasi Masyarakat bernama “Gerakan Fajar Nusantara” yang berpusat di Jakarta dan memiliki cabang sampai ke Kabupaten Purworejo.
Saudara saya yang ada di Kesugihan , Cilacap ada 4 orang yang pertama sudah kelas 2 SMP, kedua sudah Kelas 1 SD, ketiga masih PAUD, dan terakhir masih bayi.
Saya menunggu anaknya pulang karena kalau gak ada saudara saya yang kelas 2 SMP, saya maupun adik saya tidak bisa kemana-mana.. sembari menunggu anak itu pulang, saya sarapan dan menonton tv . sekitar pukul 12.30 WIB dia pulang, dan kamipun main PS 2 yang dia miliki, dan sekitar pukul 16.00 WIB saya diajak saudaraku ( SMP kelas 2) main bola, kami bermain bola di lapangan belakang milik SMP N 1 yang kebetulan belum tertutup .
Sebelum saya , saudaraku dan teman-temannya mulai main bola , saudaraku mengeluarkan bungkus rokok yang ada dikantongnya, (kelas 2 SMP sudah ngerokok ) dan menawari rokok itu kepada teman temannya , aku menegur saudaraku tapi dia malah menawariku, tentu saja saya menolak. Saya tanya kepadanya “kenapa, kok masih SMP sudah merokok?”, katanya “ya diajak temen dan biar gak dikira anak kecil”.
Mendengar jawaban itu saya berpikir sejenak , kok bisa ya anak segitu bilang merokok itu biar gak dianggap anak kecil??? Apalagi saudaraku pas ketahuan merokok sama orang tuanya langsung dipukul, tapi masih tetep ngerokok.
Memang anak zaman sekarang baik-baikin  sama temen  tapi malah “wani” sama perintah orang tua. Setelah saya menunggu saudaraku habis rokoknya kami pun bermain sepak bola, kami main dengan membagi tim dengan anggota sebanyak 3 lawan 3. Saya memasukan 2 gol saat itu, apalagi waktu gol ke2 saya masukan bolanya sambil berbalik alias pakai tumit.
Setelah selesai kamipun duduk sejenak dan saudaraku mengeluarkan rokok lagi, payah... saat ngobrol-ngobrol saya mendengar ada temannya yang kemarin minum “Ciu”, sejenis minuman keras. setelah duduk –duduk sejenak kamipun pulang ketempat masing-masing.. saya pulang dengan kaki pincang karena telapak kaki saya terasa sakit kami untuk berjalan , mungkin karena saya sudah tidak sering main sepakbola lagi.
Setelah saya liat telapak kaki saya , ternyata telapak kaki saya kapalan. Mau ngapain aja entah mandi, main atau olahraga saya pun berdiri / berjalan dengan kaki agak dengklang. Untungnya sakitnya itu hanya 1 hari saja, karena saat siang hari saya sudah tidak sakit lagi.
Kesimpulan dari Pengalaman saya saat bermain dengan saudara dan temannya :
Dari pengalaman ini saya mengerti bahwa banyak anak diluar sana masih perlu perhatian dari orang tua masing-masing dan tak jemu-jemunya memberi nasihat bukan bentakkan maupun amarah yang akhirnya anak hanya taat dan patuh kepada orang tua di depannya saja bukan di belakangnya pula.
Sekian pengalaman saya yang baru – baru saja saya alami.

Salam Damai Sejahtera.....